Cerita orang tua pasien

Ditulis sendiri oleh orang tua yang mengantar anaknya ke sini.

Dari rumah sudah mengamuk, sampai di lokasi tidak mau masuk ruangan. Setelah ditenangkan dan mulai dicabut tiga gigi, anteng sekali, tidak ada drama. Selesai perawatan saya tanya “Sakit nggak?” — “Nggak, Ma.” “Takut nggak kalau ke dokter gigi lagi?” — “Nggak, Ma.”

Orang tua pasien

Anak cabut gigi, awalnya takut

Anak jatuh di sekolah sampai dua giginya lepas — untung masih gigi susu. Begitu sampai sini dan selesai konsultasi, hati ayah dan bundanya langsung tenang.

Ayah pasien

Gigi lepas karena jatuh di sekolah

Setelah diskusi panjang dengan anaknya, akhirnya mulai juga perawatan ortodonti dini. Gigi permanennya sudah mulai banyak sementara ukurannya besar-besar, jadi mulai terlihat berjejal. Pelan-pelan dirapikan dari sekarang — kata dokter, kalau stimulasinya bagus, ke depannya kebutuhan behel bisa lebih ringan.

Orang tua pasien

Ortodonti dini

Sempat nego-nego dulu dengan anaknya karena dia malu bakal ompong sementara di bagian depan. Tapi karena demi kebaikan juga, akhirnya dia mau.

Orang tua pasien

Cabut gigi depan

Mau anak Anda ikut merasakannya?

Pemeriksaan pertama dipakai untuk berkenalan — tidak ada tindakan yang dipaksakan di hari itu.

Reservasi Online